Di sini kita bisa saling berbagi Cerita seputar bahaya pornografi, diskusi dan berbagi informasi tentang permasalahan yang di timbulkan akibat pornografi, tips gimana caranya menghindari anak dan remaja dari bahaya pornografi Disini kita juga bisa bicara tt pengasuhan dan pendidikan anak mari berbagi :)
Entri Populer
-
Berdamai dengan hati Hari ini benar-benar hari yang melelahkan dan menguras energy saya. Menguras energy bukan dalam arti saya melakukan pek...
-
SHOPING ??? identik dengan keluar uang, bahkan kadang-kadang konotasinya juga negatif. Shoping disini jangan berfikir tawaf di mall :)), kel...
-
GAMBARU Oleh: Rouli Esther Pasaribu pada 14 Maret 2011 jam 12:02 Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba d...
-
Ditulis pada Oktober 5, 2008 oleh ade armando Seusai Ramadhan ini, DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi yang kontroversial. Ada ...
-
Menyedihkan di saat peringatan 100 thn KEBANGKITAN NASIONAL kenapa justru muncul film-film yang mengatasnamakan pendidikan seks (untuk siapa...
-
Bulan November kemarin saya membantu teman-teman dari sebuah LSM yang concern dengan permasalahan anak hadir dalam sebuah diskusi tentang RU...
-
Teman-teman pendukung UU pornografi pekerjaan belum selesai karena masih ada segelintir orang yang tidak menghendaki adanya UU PORNOGRAFI mo...
-
Video Game Bisa Bikin Gila? Fino Yurio Kristo - detikinet ilustrasi (ist) Taipei - Orang-orang yang menghabiskan waktu terlalu banyak bermai...
-
Begitu Ketua DPR Agung Lasono mengetuk palu tanda RUU Pornografi di sahkan gema takbir langsung berkumandang di balkon atas ruang sidang par...
-
Udah lama engga ngeblog karena seorang sahabat jadi pengen ngeblog lagi nih. alhamdulillah sekarang saya bergabung dengan sebuah komunitas y...
Kamis, 27 Desember 2007
pornografi jangan renggut anakku
Beberapa hari yang lalu, seorang teman memberikan saya lebih dari 30 essay yang di tulis oleh anak-anak yang berada di rumah pembinaan (Rutan anak2) dari berbagai daerah. Membaca tulisan mereka bulu kuduk saya merinding tanpa sadar air mata mengalir dari kedua kelopak mata saya padahal saya bukan orang yang mudah terpengaruh apalagi samapai menangis jika membaca atau melihat sesuatu. Apa yang membuat saya memangis adalah cerita dari anak-anak tersebut yang hampir semuannya bercerita tentang bagaimana otak mereka telah di racuni oleh provider pornografi melalui akses berbagai media, bagaimana secara radikal otak mereka sudah hancur karena pengaruh pornografi. Mereka bercerita bagaimana mereka tidak mampu melawan nafsu yang di akibatkan oleh pornografi sehingga mereka tidak segan untuk membunuh bahkan membakar korban mereka setelah di perkosa. Ada lagi satu kisah bagaimana seorang anak cerdas juara olimpiade IPA tingkat nasional yang karena pornografi bukan berangkat ke luar negri untuk berjuang mengharumkan nama bangsa justru masuk rumah pembinaan , padahal anak itu masih kelas 2 SMP. Membaca kisah itu saya teringat anak saya di rumah kelas yang sama usia yang nyaris sama, membaca cerita itu rasanya saya ingin pulang, saya ingin memeluk anak saya, saya ingin dapat kepastian pornografi belum merusak jiwanya .......ah banyak sekali yang saya inginkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar