Di sini kita bisa saling berbagi Cerita seputar bahaya pornografi, diskusi dan berbagi informasi tentang permasalahan yang di timbulkan akibat pornografi, tips gimana caranya menghindari anak dan remaja dari bahaya pornografi Disini kita juga bisa bicara tt pengasuhan dan pendidikan anak mari berbagi :)
Entri Populer
-
Berdamai dengan hati Hari ini benar-benar hari yang melelahkan dan menguras energy saya. Menguras energy bukan dalam arti saya melakukan pek...
-
SHOPING ??? identik dengan keluar uang, bahkan kadang-kadang konotasinya juga negatif. Shoping disini jangan berfikir tawaf di mall :)), kel...
-
GAMBARU Oleh: Rouli Esther Pasaribu pada 14 Maret 2011 jam 12:02 Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba d...
-
Ditulis pada Oktober 5, 2008 oleh ade armando Seusai Ramadhan ini, DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi yang kontroversial. Ada ...
-
Menyedihkan di saat peringatan 100 thn KEBANGKITAN NASIONAL kenapa justru muncul film-film yang mengatasnamakan pendidikan seks (untuk siapa...
-
Bulan November kemarin saya membantu teman-teman dari sebuah LSM yang concern dengan permasalahan anak hadir dalam sebuah diskusi tentang RU...
-
Teman-teman pendukung UU pornografi pekerjaan belum selesai karena masih ada segelintir orang yang tidak menghendaki adanya UU PORNOGRAFI mo...
-
Video Game Bisa Bikin Gila? Fino Yurio Kristo - detikinet ilustrasi (ist) Taipei - Orang-orang yang menghabiskan waktu terlalu banyak bermai...
-
Begitu Ketua DPR Agung Lasono mengetuk palu tanda RUU Pornografi di sahkan gema takbir langsung berkumandang di balkon atas ruang sidang par...
-
Udah lama engga ngeblog karena seorang sahabat jadi pengen ngeblog lagi nih. alhamdulillah sekarang saya bergabung dengan sebuah komunitas y...
Senin, 28 Maret 2011
ceritaku
Udah lama engga ngeblog karena seorang sahabat jadi pengen ngeblog lagi nih. alhamdulillah sekarang saya bergabung dengan sebuah komunitas yang terdiri dari orang-orang yang concern dengan dunia pendidikan khususnya penanganan anak special, tahu tdk ternyata kita semua ini punya kecenderungan special need (subhanallah kesempurnaan memang hanya milik Allah Swt :))). Itu satu cerita lain dari komunitas ini. Yang pastinya saya beruntung banget bisa gabung dikomunitas ini tambah ilmu pasti banget, terutama ilmu tentang anak. Meskipun sdh bertahun-tahun saya belajar ilmu tentang penagsuhan anak ternyata disini mata saya baru terbuka thanks to mba Rini dari LEAD Indonesia , mba Icha dan Mba tia dari Indie Academy yang sudah membuka mata saya tentang, pendidikan yang tepat dan tidak mubazir (maaf kalu ada yang tersinggung saya sendiri loh yg bilang mubazir peace hehehe )bagi anak saya. Orientasi sebagian besar ortu di Indonesia untuk menyekolahkan anak adalah supaya lulus anaknya punya pekerjaan yang bisa menjamin masa depannya (termasuk saya yang paling depan kali ya :)), tapi yang didapat anak saya selama ini lebih banyak mata pelajaran yang rasanya tidak akan banyak manfaatnya ketika anak saya masuk dunia kerja, apalagi dengan adanya UAN yang hanya mengujikan tiga mata pelajaran untuk SD 4 mata pelajarn untuk SMP dan SMU (Matematika, bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA atau IPS untuk SMU), sekolah bertahun-tahun mengeluarkan biaya yang sangat banyak (bagi saya)belum untuk jajan les dllnya, belum kemarahan yang selama ini ada jika ulangan anak saya jelek, anak malas belajar gak mau bikin pr dll, belum anak saya dimarahi guru karena hal macam-macam, anak stress menghadapi UAN dll deh baru kefikir kasian banget ya anak saya haduhhh banyak deh penyesalannya. Padahal kalu difikir. Ketika melamar kerja anak saya tidak ditanya kamu lulusan SD, SMP atau SMU darimana karena itu juga yang saya alami. Jadi ingat cerita seorang teman yang suaminya langganan beasiswa ke luar negri sekarang sudah S3 dari sebuah universitas di Amerika, istrinya cerita bagaimana sang suami terkikik geli ketika menceritakan SMU tempatnya belajar yang dikenal sebagai SMU Abal-abal (bukan kata saya loh:) sekarang sudah tidak ada lagi alias bangkrut dan di tutup karena tidak ada murid, saya juga pernah membaca disebuah rubrik konsultasi di sebuah tabloid yang menceritakan keluhan dari seorang ipar kepada dua iparnya yang lain karena bersama sang ibu menumpang dirumahnya dan masih dibiayai oleh suami sang ipar ini karena tidak tahan stress di tempat kerja akibatnya selalu keluar masuk kantor dengan masa kerja tidk lebih dari 4 bulan dan tidak mampu mencari kerja sendiri padahal IPKnya tinggi, dn langganan juara dari kecil serta lulusan dari Univeristas Negri paling top di negri ini, akhirnya kerjanya setiap hari hanya menemani sang ibu kepasar jadi mulai saat kenal dengan Mba Rini, Mba Ica, mba Tia fikiran saya alhamdulillah jadi terbuka tolong doanyanya agar saya bisa istigqomah
Langganan:
Komentar (Atom)