Di sini kita bisa saling berbagi Cerita seputar bahaya pornografi, diskusi dan berbagi informasi tentang permasalahan yang di timbulkan akibat pornografi, tips gimana caranya menghindari anak dan remaja dari bahaya pornografi Disini kita juga bisa bicara tt pengasuhan dan pendidikan anak mari berbagi :)
Entri Populer
-
Berdamai dengan hati Hari ini benar-benar hari yang melelahkan dan menguras energy saya. Menguras energy bukan dalam arti saya melakukan pek...
-
SHOPING ??? identik dengan keluar uang, bahkan kadang-kadang konotasinya juga negatif. Shoping disini jangan berfikir tawaf di mall :)), kel...
-
GAMBARU Oleh: Rouli Esther Pasaribu pada 14 Maret 2011 jam 12:02 Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba d...
-
Ditulis pada Oktober 5, 2008 oleh ade armando Seusai Ramadhan ini, DPR akan membicarakan kembali RUU Pornografi yang kontroversial. Ada ...
-
Menyedihkan di saat peringatan 100 thn KEBANGKITAN NASIONAL kenapa justru muncul film-film yang mengatasnamakan pendidikan seks (untuk siapa...
-
Bulan November kemarin saya membantu teman-teman dari sebuah LSM yang concern dengan permasalahan anak hadir dalam sebuah diskusi tentang RU...
-
Teman-teman pendukung UU pornografi pekerjaan belum selesai karena masih ada segelintir orang yang tidak menghendaki adanya UU PORNOGRAFI mo...
-
Video Game Bisa Bikin Gila? Fino Yurio Kristo - detikinet ilustrasi (ist) Taipei - Orang-orang yang menghabiskan waktu terlalu banyak bermai...
-
Begitu Ketua DPR Agung Lasono mengetuk palu tanda RUU Pornografi di sahkan gema takbir langsung berkumandang di balkon atas ruang sidang par...
-
Udah lama engga ngeblog karena seorang sahabat jadi pengen ngeblog lagi nih. alhamdulillah sekarang saya bergabung dengan sebuah komunitas y...
Minggu, 18 Mei 2008
Tolak flm ML
Menyedihkan di saat peringatan 100 thn KEBANGKITAN NASIONAL kenapa justru muncul film-film yang mengatasnamakan pendidikan seks (untuk siapa). Sedihnya lagi film-film ini yang seharusnya sangat-sangat-sangat tidak layak di konsumsi oleh masyarakat justru mendapat legalitas dari Lembaga Sensor Film Indonesia (LSF) yang seharusnya menjadi garda depan sebagai penjaga moral bangsa melalui media tayang (Bioskop). Marah, geram, sedih campur aduk perasaan saya ketika saya lihat Titi Said dan Shanker dalam berita pagi di SCTV yang di katakan sebagai pihak yang berlawanan kok tidak terlihat berlawanannya, malah yang terlihat dukugan LSf yang dalam berita ini di wakili LSF terhadap Shanker (indika). Di mana ya hati nurani LSF. Kenapa industri yang di bela bukan masyarakat. Saya yakin jika seluruh orang Indonesia di tanya tentang setuju atau tidak penayangan film mL ini atau kahi film yang mengusung tema yang sama untuk di tayangkan pasti 80 % akan menjawab tidak. Menjijikan sekali fitnah yang di ajukan oleh Shanker bahwa gerakan mahasiswa tolak Ml di katakan sebagai gerakan untuk mengalihkan isu BBM. Rasanya tidak perlu di sampaikan bagaimana sehari sebelumnya mahasiswa yang melakukan aksi tolak Film Ml adalah mahasiswa yng sejari sebelumnya melakukan aksi menolak kenaikan BBM. Kebohongan terhadap publik juga di lakukan oleh Tii Said (LSF) dan Shanker di Media mereka bilang film ini thrilernya bocor lewat internet, padahal tgl 21 April yang lalu thriler film ini di tayang kan di gedung biskop di bandung dalam pemutan film tali pocong perawan jelas sekali di sini siapa yang berbohong dan siapa yang memfitnah. Selamat berjuang adik-adik mahasiswa selain ALLAH Hanya kalianlah yang kami harapkan bisa membawa perubahan bagi bangsa ini.
Langganan:
Komentar (Atom)