Entri Populer

Kamis, 27 Desember 2007

Diskusi yang seru

Bulan November kemarin saya membantu teman-teman dari sebuah LSM yang concern dengan permasalahan anak hadir dalam sebuah diskusi tentang RUU pornografi yang di hadiri bukan saja oleh yang pro tapi juga yang kontra.
Sungguh Subhanallah saya tidak henti2nya berzikir dan istigfar di acara tersebut.
saya melihat pertarungan antara dua kubu yang luar biasa, perdebatan yang luar biasa dan hasil yang luar biasa juga.
di kubu yang kontra saya lihat sudah lumayan cair alhamdulillah mereka yah gak tau ya bener engganya tapi ada beberapa yang setuju RUU Pornografi ada tapi contentnya harus di "sesuaikan" , tapi ada juga yang keras biasalah masih mengatas namakan "seni" (seni apa tuh?) menolak mentah-mentah bahkan menuduh yang pro punya hiddent agenda untuk kepentingan politik (Politik yang mana ?), bahkan yang pro sedihnya di tuduh anti seks (Seks perlu tuh mas untuk melanjutkan keturunan tapi................NIKAH dulu)
Alhamdullilah teman2 yang pro tetap cool tuh yah anjing menggonggong kafilah berlalu.
Di buka bu Inke Maris yang menjelaskan gimana pornografi sedemikian rupa merusak anak-anak Indonesia terus regulasi pornografi di beberapa negara , ada data2nya loh lengkap (thanks bu di tengah kesibukan harus lari sana sini u ngurusin kantor masih sempat buat materi ), ada bu Wirianingsih yang pada saat diskusi maksain datang padahal lagi sakit (Subhanallah), ada bu Masnah yang ketika pihak yang kontra bilang pornografi udah di atur dalam dalam KUHP langsung jelasin gimana KUHP aja gak cukup harus ada UU, BETUL itu. Ada Mas Peri dari JBDK (gerakan jangan bugil depan kamera) yang jelasin tentang video porno di internet yang di buat oleh mahasiswa dan pelajar Indonesia yang jumlahnya >500 (Gimana gak gawat tuh), ada Mas Suryo yang juga menjelaskan tentang bahaya pornografi lewat internet nah mas Suryo ini nihh yang sepertinya membuat kecewa pihak yang kontra karena salah seorang dari mereka nyebut2 nama beliau dan menganggap mas Suryo akan dukung mereka tapi kecele aduh maaf ya Mba !!!!! Mba Azimah dari MTP menutup diskusi dengan manis katanya dia juga akan nangis darah kalau RUU yang ada di syahkan tanpa adanya revisi dan mengajak yang kontra untuk duduk bareng merevisi yang di anggap akan merusak PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA(gimana mba yang kontra udah hub mb belum untuk duduk bareng?)
Alhamdullilah akhirnya acara diskusi di tutup oleh seorang mentri yang di tugaskan pemerintah untuk membahas hal ini, dan beliau mengatakan RUU HARUS di Sahkan Jadi UU
ALHAMDULILLAH

pornografi jangan renggut anakku

Beberapa hari yang lalu, seorang teman memberikan saya lebih dari 30 essay yang di tulis oleh anak-anak yang berada di rumah pembinaan (Rutan anak2) dari berbagai daerah. Membaca tulisan mereka bulu kuduk saya merinding tanpa sadar air mata mengalir dari kedua kelopak mata saya padahal saya bukan orang yang mudah terpengaruh apalagi samapai menangis jika membaca atau melihat sesuatu. Apa yang membuat saya memangis adalah cerita dari anak-anak tersebut yang hampir semuannya bercerita tentang bagaimana otak mereka telah di racuni oleh provider pornografi melalui akses berbagai media, bagaimana secara radikal otak mereka sudah hancur karena pengaruh pornografi. Mereka bercerita bagaimana mereka tidak mampu melawan nafsu yang di akibatkan oleh pornografi sehingga mereka tidak segan untuk membunuh bahkan membakar korban mereka setelah di perkosa. Ada lagi satu kisah bagaimana seorang anak cerdas juara olimpiade IPA tingkat nasional yang karena pornografi bukan berangkat ke luar negri untuk berjuang mengharumkan nama bangsa justru masuk rumah pembinaan , padahal anak itu masih kelas 2 SMP. Membaca kisah itu saya teringat anak saya di rumah kelas yang sama usia yang nyaris sama, membaca cerita itu rasanya saya ingin pulang, saya ingin memeluk anak saya, saya ingin dapat kepastian pornografi belum merusak jiwanya .......ah banyak sekali yang saya inginkan.